8 Perbedaan Gojek dan Grab, dari Tarif Hingga Valuasi

Perbedaan Gojek dan Grab 1
Perbedaan laman muka aplikasi Gojek dan Grab. (Gambar: dok. keposiasi.com)

Perbedaan Gojek dan Grab mana yang kamu rasakan saat menggunakan layanan keduanya? Bagaimana tarif, layanan, produk, sistem pembayaran, dan program promo? Lebih bagus mana dan kamu memilih yang mana, gojek vs Grab?

Perbedaan Gojek dan Grab mungkin saja tidak terlalu dirasakan bagi kebanyakan pelanggan. Namun kalau diperhatikan dan dirasakan dengan seksama, ada beda di antara keduanya. Ada perbedaan layanan, tarif, sampai valuasi perusahaan.

Banyak kawan-kawan keposiasi yang tidak terlalu memikirkan perbedaan keduanya. Karena sudah terlanjur nyaman dengan salah satunya. Karena alasan sudah menginstal terlebih dahulu di gadget.

Baca juga:
* Info Lengkap: Customer Service dan Alamat Kantor Gojek

Persamaan

Kalau ditanya apa saja perusahaan transportasi online di Indonesia, sudah bisa ditebak jawabannya. Kebanyakan menjawab Grab dan Go-jek. Dua perusahaan ini merupakan yang terbesar dan terpopuler.

Keduanya sama-sama mengandalkan rekanan driver untuk memenuhi ceruk pasar antar jemput. Baik penumpang, barang, makanan, dan jasa-jasa lainnya.

Dan keduanya sama-sama menggunakan aplikasi untuk berhubungan dengan pelanggan.

Sering kali Grab dominan di suatu daerah. Demikian pula dengan Gojek yang dominan di daerah lain. Ada juga yang kurang lebih sama dominannya di satu daerah.

Gojek vs Grab

Lalu apa perbedaan keduanya yang perlu kamu ketahui?

Coba simak poin-poin di bawah ini.

1. Beda Syarat Pendaftaran Driver

Pertama, kita bahas dulu dari sisi driver rekanan ya.

Ternyata syarat dokumen yang diperlukan sama. Bedanya hanya calon mitra Grab yang harus melakukan tes drive. Grab memberi kesempatan driver untuk 3 kali mencoba.

Sedangkan Gojek tidak memerlukan tes untuk bisa bergabung menjadi mitra.

2. Beda Gaji Driver

Gaji atau sharing keuntungan grab vs Gojek ternyata ada perbedaan.

Bagi kamu yang ingin menjadi driver mitra, bisa pertimbangkan Grab. Grab memberi prosentase 90 persen untuk driver. Dan 10 persen untuk pihak Grab.

Sedangkan Gojek memberi bagi hasil 80 persen untuk driver dan 10 persen untuk perusahaan.

Besaran bagi hasil ini, selain untuk pengemudi, juga bisa menjadi pertimbanganmu sebagai pelanggan. Kamu mau pilih ojol mana yang lebih memberinya kepada driver.

3. Beda Layanan Gojek vs Grab

Kalau kita bandingkan keduanya, ternyata Gojek lebih memiliki banyak layanan dibanding Grab.

Layanan Gojek yang bisa kamu nikmati via aplikasi, antara lain; GoRide, GoCar, GoBlueBird, GoPulsa, GoFood, Go Shop, GoSend, GoMassage, GoClean.

Lalu ada; GoMall, GoNearby, GoPoints, GoMed, GoFitness, GoMart, GoPlay, GoTix, GoGames, GoNews, GoGive, GoSure, GoBox, Go Investasi, dan lainnya.

Sedangkan pada Grab, ada layanan; Car, Bike, Mart, Express, Jastip, Health, Insurance, Attractions, Hotel, Pulsa/Token.

Juga ada; Asisten, Sewa, eScooter, Tiket, Tagihan, dan GiftCard.

Baca juga:
* Cara Top Up OVO Lewat BNI, Gratis, Mudah dan Cepat

4. Beda Tarif Gojek vs Grab

Perbedaan Gojek dan Grab 2
(Gambar: dok. keposiasi.com)

Untuk tarif ternyata terkadang sama dan berbeda.

Saya mencontohkan membutuhkan ojek dari pintu keluar MBK di Kedaton menuju Kantor Kecamatan Teluk Betung Selatan. Jaraknya sekitar 7,8 kilometer.

GoJek menawarkan GoRide sebesar Rp20.000, GoCar Rp32.000, dan GoCar (L) Rp. 38.000.

Sedangkan Grab menawarkan GrabBike Protect Rp24.000, GrabCar Protect Rp43.000, GrabCar Plus Rp39.000, GrabCar 6 Rp39.000. GrabCar Ekonomi Rp33.000, dan GrabBike ekonomi Rp20.000.

Kamu bisa lihat, untuk ojek motor keduanya menawarkan tarif yang sama di rute tersebut. Dan selebihnya Grab memberikan tarif yang sedikit lebih.

5. Tampilan Aplikasi

Perbedaan Gojek dan Grab 1
Perbedaan laman muka aplikasi Gojek dan Grab. (Gambar: dok. keposiasi.com)

Keduanya dari perusahaan yang berbeda, tentu saja akan memiliki tampilan website dan aplikasi yang berbeda.

Mudah atau sulit penggunaannya sangat subyektif sekali.

Kalau saya, kebetulan pengguna keduanya, tidak terlalu masalah dengan tampilan laman muka keduanya di aplikasi.

6. Sistem Pembayaran

Gojek vs Grab
(Gambar: dok. keposiasi.com)

Saat melakukan transaksi, keduanya menawarkan beberapa pilihan cara membayar.

GoJek memberikan pilihan; GopayLater, GoPay, LinkAja, Kartu debit/kredit, Kantong Jago, dan tunai.

Grab memberikan pilihan; tunai, OVO, Ovo PayLater, kartu debit/kredit, LinkAja.

Baca juga:
* Beli Pulsa Pakai GoPay, Mudah dan Cepat

7. Fasilitas PayLater

Keduanya sama-sama memberikan kemudahan untuk urusan bayar belakangan.

Bedanya kalau Gojek menggunakan jasa lembaga keuangan Findaya. Sedangkan Grab bekerjasama dengan OVO.

Karena OVO dan Findaya adalah pihak lain, maka di sini saya tidak membahas detail lainnya terkait PayLater.

8. Valuasi

Untuk valuasi, sepertinya saat ini Gojek lebih mengungguli Grab.

Merger valuasi dengan Tokopedia, entitas baru keduanya “GoTo” memiliki valuasi sekitar US$35 miliar hingga US$40 miliar di kuartal kedua 2021. Saat itu valuasi Gojek mencapai US$18 miliar.

Di saat yang sama, valuasi Grab ditaksir sekitar US$14,3 miliar.

Baca juga:
* Ini Cara Pesan Grab di Bandara dan Tarifnya

Kesimpulan Gojek vs Grab

Demikian sedikit ulasan mengenai beda 2 perusahaan transportasi online ini.

Semua kembali ke kamu sebagai konsumen. Karena keduanya sama-sama bagus. Terbukti dari banyaknya yang mengunduh aplikasi keduanya melalui playstore dan appstore.

Dan keduanya pun sama-sama memiliki pelanggan setianya masing-masing.

Bagaimana menurut pandanganmu perbedaan Gojek dan Grab ini? Pilih mana Gojek vs Grab?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*