Bunga Asoka, Si Cantik Wangi Penghibur Hati yang Sedih

Gambar Bunga Asoka Merah - Keposiasi com
Gambar Bunga Asoka Merah di halaman rumah saya. (Foto: dok. Keposiasi.com)
Bunga Asoka - Keposiasi com - 8 .jpg
Gambar bunga menjelang mekar. (Foto: dok. Keposiasi.com)

Bunga Asoka – Setiap hari saya selalu melewati tanaman Asoka setiap mau pergi. Karena tanaman ini berada paling depan di pekarangan. Sering melihat, jadi ingin tahu jenis bunga ini, berasal dari mana, bagian-bagian tanaman, cara menanam, cara merawat, juga arti/pengertian dan manfaatnya.

Pohon Asoka adalah pohon hutan hujan. Daerah penyebaran aslinya berada di daerah tengah dataran tinggi Deccan, serta bagian tengah Ghat Barat di area pesisir barat India.

Kepoin juga:
* Kembang Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Indah dan Wangi

Musim berbunganya sekitar bulan Februari hingga April. Bunga-bunga asoka datang dalam tandan yang berat dan subur. Warna bunga oranye-kuning cerah, berubah menjadi merah sebelum layu.

Tanaman Asoka masuk kedalam sub-keluarga Caesalpinioideae dari keluarga kacang-kacangan. Menjadi tumbuhan penting, dianggap suci, dalam tradisi budaya di anak benua India dan sekitarnya, khususnya oleh agama Hindu.

Kalau ada pohon ini di halaman, kamu bisa mencium harum di malam hari. Terutama di sekitar bulan April dan Mei setiap tahunnya. Banyak yang mengasosiasikan bunganya dengan cinta dan kesucian.

Nama Lain Asoka

bakal kembang - Keposiasi com
(Foto: dok. Keposiasi.com)

Dan ternyata bunga ini memiliki nama lain/julukan lho. Selain nama ilmiah, Ixora paludosa, masyarakat Eropa menjulukinya/menamainya dengan ‘Flame of the Wood’ atau ‘Api Hutan’. Mungkin karena warna bunganya yang mencolok dan menghangatkan, seperti warna api di hutan.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Asoka

KingdomPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoFabales
FamiliFabaceae
SubfamiliCaesalpinioideae
BangsaDetarieae
GenusSaraca
Spesies S. asoca

Bagian-bagian Pohon Asoka

Sekarang, kita perhatikan yuk satu persatu bagian-bagian/ciri-ciri dari tanaman ini.

Batang

Gambar Batang Asoka - Keposiasi com
Gambar Batang Asoka. (Foto: dok. Keposiasi.com)

Batang pohon asoka tegak dan bisa tumbuh setinggi sekitar 7 meter dengan kayu yang keras. Cabang dan ranting simpodial dengan warna putih sedikit kotor.

Bunga

Gambar Bunga Asoka Merah - Keposiasi com
Gambar Bunga Asoka Merah di halaman rumah saya. (Foto: dok. Keposiasi.com)

Bunga yang sering saya jumpai bewarna merah. Namun ada juga bunga asoka kuning atau jingga/ungu. Bunga majemuk, sama seperti morfologi bunga matahari. Tumbuh di cabang-cabang besar dan bergerombol

berderet. Memiliki benang sari yang mencuat keluar seperti kembang api, berjumlah 4 dan kepala sarinya terdapat pada bagian mahkota.

Akar

Sistem perakaran asoka adalah tunggang. Menjalar kebawah agar dapat menopang ketinggian tumbuhan.

Warna akar keclokatan.

Daun

Gambar Daun - Keposiasi com
Gambar Daun Asoka. (Foto: dok. Keposiasi.com)

Daun Asoka memiliki bentuk lonjong dengan bentuk runcing di ujungnya. Tulang daun menyirip dengan sifat tunggal.

Cara Menanam Bunga Asoka

Bagaimana cara menanam pohon asoka di rumah secara mudah dan sederhana? Simak ya..

Bibit

Bibit asoka bisa didapat dengan cara vegetatif. Yaitu dengan mengambil bagian batang pohon yang sudah berusia. Jadikan batang tersebut sebagai bibit. Pilih rampalan yang dengan panjang sekitar 15 centimeter.

Media Semai

Pilih media semai dengan kondisi yang tidak kering dan teduh. Dengan tujuan agar batang yang digunakan sebagai bibit bisa segera mengeluarkan akar dan tunas baru.

Media Tanam

Saat bibit sudah mengeluarkan akar, kita bisa melanjutkan dengan proses penanaman. Persiapkan dahulu media tanamnya. Media tanam bisa dari campuran tanah dengan pupuk organik. Bisa pupuk kompos atau pupuk kandang perbandingan 1:1.

Kedalaman lubang tanam sekitar 5 – 10 centimeter. Tanam bibit dengan kondisi tegak lurus, lalu tutup lubang dengan tanah.

Tanah kita ratakan dengan sedikit menekan, agar tanaman tidak miring. Waktu terbaik untuk menanam adalah sore atau pagi. Disaat sinar matahari tidak terlalu terik. Terik dan panas sinar matahari bisa mempengaruhi kelembapan dan suhu tanah.

Cara Merawat Tanaman Asoka

Gambar Pohon Asoka - Keposiasi com
Senang melihat bunganya yang bergerombol. (Foto: dok. Keposiasi.com)

Gunakan air bersih yang tidak terkontaminasi zat kimia saat menyiram. Hal ini agar asoka bisa tumbuh dengan sehat. Bisa memilih menyiram di pagi atau sore hari saja.

Kalau ditanam di dalam pot, berikan pupuk lebih banyak dibanding kalau ditanam sebagai pagar hidup. Perbandingannya bisa 2:3.

Tanaman asoka juga perlu pemangkasan pada batangnya. Waktu terbaiknya saat baru disiram atau baru diberi pupuk.

Jangan lupa untuk melakukan penyiangan untuk menghilangkan rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar media tanam.

Dan pastikan tanaman asoka kita rutin mendapatkan sinar matahari pagi.

Cara Membuat Bonsai Bunga Asoka

Gambar Bonsai Bunga Asoka
Gambar Bonsai Asoka. (Foto: ist)

Bonsai Asoka bisa dibuat dengan mudah dan sederhana.

Hal pertama yang dilakukan adalah, siapkan bonggol tanaman yang akan kita jadikan bonsai. lalu bentuk pola sesuai keinginan kita.

Siapkan media tanam dan wadah (pot) yang bentuknya sesuai dengan bentuk bonsai yang kita inginkan.

Menanam bonsai tidak sama dengan menanam bunga pada umumnya. Menanam bonsai tidak disarankan untuk memberikan nutrisi secara berlebihan. Dan hindari media tanam yang memiliki unsur hara terlalu banyak.

Setelah pola bonsai siap, selanjutnya sediakan pupuk dengan dosis tepat. Gunakan pupuk yang mengandung nitrogen, potassium, dan fosfor.

Hal terpenting selanjutnya adalah perawatan, agar tanaman bonsai bisa tumbuh sempurna. Tidak disarankan memberikan pupuk ke dalam media tanam, setelah penanaman. Karena bonsai akan beradaptasi terlebih dahulu di masa tersebut.

Mitologi dan Tradisi

Pohon Asoka dianggap suci di seluruh anak benua India, khususnya di India, Sri Lanka, dan Nepal. Banyak disebut dalam cerita rakyat, agama, dan sastra di wilayah tersebut. Dikagumi karena penampilannya yang cantik, warna, dan bunganya yang melimpah.

Bisa kamu jumpai di banyak kompleks dan taman istana kerajaan, dan kuil-kuil di seluruh India. Warga meyakini Buddha Shakyamuni lahir di Taman Lumbini di bawah pohon ini.

Ada juga mitos mengenai mahluk Yakshi yang berhubungan dengan Asoka. Elemen Yakshi sering ditemukan dalam seni India, biasanya di gerbang kuil Buddha dan Hindu.

Patung yakshini dengan kakinya di atas batang pohon dan tangannya memegang cabang pohon Asoka yang sedang berbunga. Sebagai elemen artistik, seringkali pohon dan yakshi menjadi sasaran stilisasi berat. Beberapa penulis berpendapat bahwa gadis muda di bawah pohon ini didasarkan pada dewa pohon kuno yang berhubungan dengan kesuburan.

Kandungan Asoka

Pada Bunga Asoka terkandung berbagai senyawa bermanfaat. Ada flovonoid, saponin dan tanin. Flavonoid, kamu sudah mengetahui, bisa berfungsi sebagai antioksidan alami. Saponin merupakan jenis glikosida dan tanin adalah senyawa kimia yang biasanya digunakan untuk membentuk protein kompleks.

Kulit kering pada asoka yang telah dihaluskan akan mengeluarkan senyawa tanin dan senyawa organik yang mengandung besi. Kulit kayu Asoka terapat senyawa catachin dan tanin.

Manfaat Bunga Asoka

Apa saja khasiat / manfaat bunga asoka bagi kesehatan tubuh, wanita dan pria? Coba simak penjelasan di bawah ini.

1. Haid Tidak Teratur

Salah satu manfaat bunga asoka bagi wanita adalah, bisa mengatasi haid yang tidak teratur.

Cara menggunakan adalah dengan merebus bunga asoka yang dicampur dengan bunga mawar dan juga daging lidah buaya dalam 4 gelas air. Rebus hingga air tersisa 2 gelas. Saring, diamkan sampai dingin. Minum 1 kali sehari sampai haid teratur.

Ramuan ini juga dipercaya bisa meredakan stress dan juga membuat otot rahim relaks. Sehingga haid kembali normal.

2. Disentri

Kandungan tanin dalam bunga asoka dipercaya bisa mengatasi penyakit disentri.

Caranya dengan menumbuk bunga hingga halus. Rebus dengan 2 gelas air sampai air tersisa 1 gelas. Saring dan diamkan hingga dingin untuk dikonsumsi. Minum 2x sehari untuk hasil maksimal.

3. Luka Memar

Kalau anak kita jatuh dan menghantam sesuatu hingga memar, bisa gunakan bunga asoka untuk mengatasinya.

Caranya dengan merebus bunga asoka yang dicampur dengan bunga mawar serta umbi daun dewa. Campur sedikit madu agar ada rasa manis pada rasa pahitnya. Minum setidaknya 2x sehari untuk hasil maksimal. Stop konsumsi saat sudah membaik.

4. Antioksidan

Kandungan flavonoid dipercaya bisa berfungsi sebagai antioksidan alami. Dalam sebuah penelitian diungkap bahwa, bunga ini bisa mencegah serangan kanker kandung kemih dan beberapa jenis kanker lain.

Caranya dengan merebus bunga asoka dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum rutin agar terhindar dari serangan penyakit tersebut.

5. Kram Kaki

Kram otot kaki bisa diatasi oleh Bunga Asoka.

Caranya dengan merebus bunga asoka bersama dengan daun sembung. Minum ramuan ini disaat kaki kita merasa kram saja. Jangan konsumsi secara rutin.

6. Mengundang Kupu-kupu

Selain manfaat kesehatan, bunga ini juga diakui indah dan banyak dikagumi. Salah satu hal menariknya adalah, bunga ini memiliki banyak sekali nektar (madu).

Sehingga kalau kita menanamnya di halaman, kita akan kedatangan banyak kupu-kupu atau lebah. Kupu-kupu yang suka dengan nektarnya biasanya Papilio demoleus dan Papilio memnon.

7. Bunga Asoka bisa Mengusir Kesedihan

Kata Asoka berasal dari bahasa Sansekerta. Artinya adalah bebas dari kesedihan.

Benar saja kalau kita memandangnya, warnanya yang cerah bisa membuat hati kita menjadi lebih bahagia. Tidak percaya? Coba saja 😀

Harga Bunga Asoka

Selain di tempat penjualan tanaman hias terdekat, kita bisa memesan dan membeli bibit dan tanaman asoka secara online. Bisa di tokopedia, bukalapak, olx, shopee, dan lainnya.

Saat saya lihat, ada berbagai jenis Asoka yang dijual di toko online tersebut. Ada bunga asoka merah, kuning, asoka pink, putih, ungu/jingga. Ada Asoka Jepang, Asoka Hawaii, Asoka India, Asoka Hollan, Asoka Jambon, Asoka Jumbo, dan lain sebagainya.

Ada yang menawarkan dengan harga Rp. 4.000, Rp. 7.500, Rp. 10.000, Rp. 25.000, Rp. 95.000.

Baca juga:
* Bunga Udumbara, Si Mungil Harum yang Mekar 3000 Tahun Sekali

Kesimpulan

Sekarang kita sudah tahu bersama ya mengenai bunga yang memiliki julukan Flame of the Wood, api dari hutan ini. Kamu suka dengan bunga ini?

Semoga informasi mengenai bunga asoka di artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Kita bisa menikmati keindahan bentuk dan warna, harum/wanginya, dan juga khasiat serta manfaat bagi kesehatan. Kita juga jadi tahu cara menanam dan merawatnya. Serta sudah tahu bisa beli secara online beserta harganya. Selamat menikmati keindahannya.


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*